HEADLINEPENDIDIKANPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Apakah Ujian Berbasis Komputer (UNBK)  Lebih Santai ? Inilah Jawabannya

siswa-siswi SMKN-1 Labang serius mengerjakan soal-solan UNBK
siswa-siswi SMKN-1 Labang serius mengerjakan soal-solan UNBK

 

Bangkalan,maduranewsmedia.com– ujian Nasional (UN) pada saat ini sudah bukan lagi sebagai penentu kelulusan siswa, bahkan pada saat melakukan sidak di kabupaten Bangkalan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ri, H Ahmad Mawardi menyatakan jika pelaksanaan UN saat ini lebih santai. Namun bagaimana sebenarnya praktek dilapangan ? “Siswa kami masih terpaku pada UN tahun-tahun sebelumnya dimana UN menjadi penentu kelulusan siswa, jadi siswa-siswi kami tetap getol belajarnya,” kata Kepala Sekolah SMKN-1 Labang, Nur Hazizah, Selasa (05/04/2016).

Nur Hazizah mengakui jika pelaksanaan UN tahun ini lebih santai dibandingkan dengan pelaksanaan UN tahun-tahun sebelumnya. “Sekolah kami ini kan brau pertama ini ujian nasional berbasis Komputer (UNBK), memang kayaknya lebih santai, namun peserta UN teyap lebih serius dalam mengerjakan soal-soal UN,” katanya.

Dalam menggelar UNBK ini, SMKN-1 Labang menyediakan 66 unit komputer yang ditempatkan di dua runangan. “Peserta UN ada 185 siswa, untuk komputernya ada 66 unit yang dibagi kedalam dua loka atau kelas, satu lokal ada yang berisi 33 komputer ada yang berisi 30 komputer,” jelas Nur Hazizah

Hal Senada juga diungkapkan oleh Kepala SMKN-Kamal, Kamus, menurutnya dalam pelaksanaan Ujian Nasional berbasis Komputer ini pelaksanaannya tidak ribet dibandingkan dengan UN yang manual. “Proses pelaksanaan UNBK ini tidak rebet,” terang Kamus.

Namun meskipun demikian kata Kamus, pihaknya tetap melakukan sistem pengawan silang. “Kalau sistem pengawasannya tetap silang, namun dalam pengawasn UNBK ini lebih ringan,” paparnya.

Dalam UNBK kali ini jumlah siswa yang mengikuti UN di SMKN 1 Kamal,  sebnyak 153 siswa, dengan  56 komputer yang dijadikan di dua loka. “Satu loka berisi 25 unit komputer yang satunya ada 26 unit sisanya untuk komputer cadangan dan server,” tuturnya. (hib/shb)