HEADLINEPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Bawaslu Bangkalan Gelar Sosialisasi Netralitas ASN Dengan PGRI

Ketua Bawaslu Bangkalan Achmad Mustain Saleh bersama Pengurus PGRI Bangkakan Suraji

Bangkalan,maduranewsmedia.com – Bawaslu kabupaten Bangkalan  mengelar sosialisasi  Netralitas Aparatur Sipil Negar (ASN) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bangkalan. “Kegiatan ini untuk mengantisipasi kejadian yang sudah terjadi  sebelumnya yaitu pada masa kampanye kami menegur salah satu guru yang terbukti nge-like salah satu paslon,” kata ketua Bawaslu kabupaten Bangkalan, Achmad Mustain Saleh di sela-sela acara  Sosialisasi netralitas ASN PGRI Bangkalan di Cafe Bima Zain Bangkalan, Kamis (14/12/2023).

Dikatakan dia, selama pelaksanaan kampanye guru harus menjaga netralitas. “Jadi PGRI menjemput bola dengan mengundang kami untuk melakukan sosialisasi kepada para ASN dilingkungan PGRI Bangkalan,” jelas Mustain sapaan akrabnya ketua Bawaslu Bangkalan ini

Dijelaskan Mustain, pada pemilu sebelumnya, ASN ada yang menjadi anggito Panwascam dan anggota KPPS. “Pada Pemilu yang lalu ASN ada yang menjadi KPPS   bahkan ada yang jadi Panwascam, tapi pada Pemilu sekarang ASN harus netral,” terangnya.

Bahkan kata Mustain, Bawaslu menegur seorang wasit yang teryata seorang ASN. “Ada guru yang kita tegur setelah kampanye memasuki pekan kedua, ketika ketua umum PSI, Kaesang melakukan kunjungan dan bermain futsal. Di sana ada guru olahraga menjadi wasit futsal profesional,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bangkalan Disdik Propinsi Jatim, Pinky Hidayati, S.Psi, M.Psi . mengatakan, setelah mengikuti sosialisasi ini, pihaknya berharap tidak ada lagi ASN guru yang melanggar. “Sosialisasi sangat membantu kepada para guru karena profesi guru sangat rawan dimasuki hal politik  dan  setelah mengikuti acara ini tidak ada lagi ASN yang melanggar, ” katanya.

Sedangkan Sekretaris  Muhamadiyah Bangkalan, Suraji, M.Pd  menjelaskan jika ada ASN yang melanggar, maka akan ada tim advokasi yang menindak. “Sosialisasi seperti sangat membantu takut ada  teman ASN yang nge-like di sosmed apalagi ikut kampanye,Larangan ASN itu sampai pemilu selesai.  Di PGRI ada tim advokasi yang melakukan penyelidikan terhadap ASN yang melanggar, ” pungkasnya (edi/shb)