HEADLINEKESEHATANTERKINI

Dinas Peternakan Bangkalan Temukan Sapi Terjangkit Penyakit LSD

Pedagang sapi di pasar hewan Tanah Merah

Bangkalan,maduranewsmedia.com – Dinas Peternakan kabupaten Bangkalan menemukan sapi yang terjangkit penyakit hewan ternak sapi Infeksi kulit atau Lumpy Skin Disease (LSD). Penyakit ini sudah menyebar di 13 kecamatan di kabupaten Bangkalan. “Dari data teman- teman yang bertugas di lapangan ada 13 kecamatan yang terkena sebaran penyakit LSD,” kata Kepala Dinas Peternakan kabupaten Bangkalan, Ahmad Hafid melalui Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Ali Makki, Sabtu (17/06/2023).

Dari 13 kecamatan itu kata Ali Makki, kecamatan yang paling banyak terjangkit penyakit LSD adalah di kecamatan Tanah Merah. “Dari 13 kecamatan yang terjangkit totalnya terdapat 545 yang tersebar dibeberapa kecamatan yaitu Bangkalan 12 kasus, Blega 37 kasus, Burneh 79 kasus, Galis 70 kasus, Geger 28 kasus, Kamal 32 kasus, Konang 41 kasus, Kwanyar 7 kasus, Modung 38 kasus, Sepulu 30 kasus, Socah 15 kasus, Tanah Merah 146 kasus, dan kecamatan Tragah 10 kasus, ” jelas Ali panggilan akrabnya Kabid Keswan Disnak Bangkalan ini.

Dijelaskan Ali, untuk penyakit LSD ini ada obatnya dan  gratis. “Peternak yang memerlukan obat penyakit LSD bisa datang ke kantor Dinas peternakan dengan hanya membawa KTP,” terangnya.

Ditambahkan Ali, pemicu merebaknya penyakit LSD di Bangkalan disebabkan adanya  laju lalu lintas hewan ternak antar kabupaten yang tak terkontrol menjelang hari raya kurban.

Kabid Keswan Disnak Bangkalan menghimbau jika para pedagang sapi ada hewan ternaknya terjangkit penyakit LSD segera melapor ke dokter hewan terdekat. “Kalau ada hewan ternak yang terjangkit penyakit LSD langsung lapor ngak perlu  takut, ” katanya.

Sementara itu, salah seorang petugas mantri hewan kecamatan Labang, Miftahul Anam Susanto mengatakan, di kecamatan Labang ada hewan ternak milik masyarakat dan datanya belum disetorkan ke Dinas Peternakan.  “Memang di kecamatan Labang ada hewan yang terjangkit penyakit LSD, tapi kami tidak sempat untuk melaporkan ke dinas. Memang sebarannya penyakit LSD ini tidak seperti waktu wabah PMK. Untuk di wilayah kecamatan Labang ada 30 kasus, 2 sapi mati dan 28 hewan ternak berhasil sembuh, ” pungkasnya (edi/shb)