Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan, Satgas Covid Propinsi Jatim Gelar Rapat Darurat Di Kabupaten Bangkalan

Tim Satgas Covid-19 Propinsi Jatim saat rakor di kabupaten Bangkalan

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Saat ini kasus Covid-19 di kabupaten Bangkalan meningkat signifikan. untuk memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan itu, Satgas penanganan Covid-19  Propinsi Jawa Timur menggelar rapat darurat penanganan Covid-19 di Bangkalan. “Rapat koordinasi darurat penanganan lebih lanjut dengan cara cepat untuk mencegah menyebarnya pandemi covid-19 khususnya yang menimpa Bangkalan,” Danrem 084/Bhaskara jaya, Brigadir Jenderal TNI Herman Hidayat Eko Atmojo usai rapat koordinasi Satgas penanganan Covid-19  Propinsi Jawa Timur di pendopo agung Bangkalan, Ahad (06/06/2021)

Sebab kata dia, dalam beberapa hari terakhir ini  kasus covid-19 melonjak baik pasien yang terpapar dan masuk ke rumah sakit  maupun pasien yang meninggal. “Kalau kemarin aman aman saja, mudah mudahan apa yang kita lakukan ini bisa mencegah untuk penyebaran covid-19 di hari hari berikutnya sehingga kabupaten Bangkalan kembali seperti semula dalam keadaan landai,” jelas Brigadir Jenderal TNI Herman Hidayat Eko Atmojo

Sementara itu, Kadis Kesehatan Propinsi  Jawa Timur, dr. Herlin Ferliana M.Kes menjelaskan, saat ini di kabupaten Bangkalan terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan. “Oleh sebab itu kita harus melakukan langkah langkah  strategis yang akan kita lakukan dengan cepat,” terang Herlin panggilan akrbanya Kadinkes Propinsi Jawa Timur ini.

Dijelaskan Herlin, langkah pertama yang akan yaitu dengan mengoptimalkan pelayanan, “Jadi kita  meminimalkan orang –orang yang menjadi korban dari covid atau yang terinfeksi virus,” terangnya.

Selanjutnya kata dia, mempersiapkan rumah sakit untuk pasien Covid-19. “Persiapan rumah sakit itu menjadi satu yang paling depan, jadi dirumah sakit baik tempat tidur-nya, maupun peralatan-nya dan dokter -dokter-nya harus kita siapkan dengan baik sehingga dalam menangani itu dengan cepat,” tuturnya.

selama masa persiapan rumah sakit ini kata Herlin, pihaknya menunjuk 6 rumah sakit sebagai rumah sakit penyangah yang ada di sekitar Surabaya. “Sambil menunggu persiapan ini berjalan degan optimal, kita sudah menunjuk 6 rumah sakit di sekitar Surabaya sebagai penyangah dengan harapan adalah kita bisa menangani secara cepat dan tepat, 6 Rumah sakut penyangah itu adalah RSUD dr Soetomo, RSU Universitas Airlangga, rsu haji Surabaya, RSU PHC, RSU Adi Husada Undaan dan RSU Al Irsyad,” katanya.

Namun kata Herlin, untuk sementara ini, pihkanya akan mengoptimalkan tempat tidur  yang ada di RSUD Syamrabu Bangkalan sebagai satu satunya rumah sakit umum daerah. “Dari 316 tempat tidur yang ada,  90 tempat tidur untuk pasien Covid-19.  pak jendral tadi mengharapkan bagaimana kita bisa mengoptimlakan tempat tidur yang ada,” ujarnya.


Ditambahkan Herlin, adanya peningkatan kasus Covid-19 di kabupaten Bangkalan, dinas kesehatan propinsi Jatim  membac-up kabupaten bangkalan ini untuk memisahkan orang –orang yang positif dan yang negatif, “Yang  positif ini adalah sumber penularan sehingga harus cepat cepat untuk bisa dilakukan isolasi  sehingga yang negatif tidak tertular,” imbuhnya.

Selain itu, mobile PCR sudah berjalan ke kecamatan Arosbaya. “Ya tenaga-nya dari semuanya baik propinsi dari pemerintah kabupaten bangkalan, dari TNI-Pori    untuk bisa melakukan swab sehingga kita bisa secepatnya bisa memisah antara yang positif dan negatif.  jadi kita lakukan tracing sebanyak banyaknya untuk bisa menemukan kasus sedini mungkin untuk bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19,” pungkasnya. (min/shb)