Percepat Capaian Vaksinasi Covid-19, Dengan Pakai Baju Adat Madura Petugas Vaksin Mobile Polres Bangkalan Sasar Masyarakat Pedesaan

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Untuk mempercepat capaian vaksinasi Covid-19 di kabupaten Bangkalan, pemerintah melakukan berbagai cara dan upaya, salah satu cara yang telah dilakukan adalah pemberian sembako bagi masyarakat yang sudah di vaksin. Kali ini tim satgas Covid-19 kecamatan dengan memakai baju adat Madura yaitu Baju Sakera dan Marlena petugas vaksin mobile polres Bangkalan keliling desa untuk melakukan vaksinasi bagi masyarakat desa yang belum divaksin.   

Seperti pada pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di Desa Kramat, Kecamatan kota kabupaten Bangkalan, petugas vaksinator mulai dari tenaga kesehatan dan dokter memakai baju adat Madura. dengan memakai baju adat ini diharapkan bisa menarik minat masyarakat desa untuk melakukan vaksinasi.

Penampilan para petugas vaksinasi keliling ini menjadi pemandangan berbeda bagi masyarakat desa Kramat, sehingga masyarakat banyak yang mendatangi vaksin mobile dan sebagian dari mereka langsung melakukan vaksinasi di vaksin Mobile Polres Bangkalan itu. “Awalnya saya terkejut disangkanya ada apa, tapi setelah saya tahu saya senang, kebetulan saya belum divaksin,” kata Munira warga desa Kramat kepada maduranewsmedia.com

Pelaksanaan vaksinasi dengan memakai baju adat Madura itu, selain dilakukan oleh petugas vaksin mobile polres Bangkalan yang menyasar langsung masyarakat ke kampung kampung, pelaksanaan vaksinasi dengan petugas  memakai baju adat Madura ini juga dilakukan  di kantor desa Kramat,   

Kasi Humas Polres Bangkalan Iptu Sucipto, S.H ketika dikonfirmasi terkait pelaksanaan vaksin mobile polres Bangkalan  dengan petugas yang menggunakan baju adat Madura menjelaskan, menggunakan baju adat Madura pada saat melaksanakan vaksinasi merupakan salah satu bentuk kepedulian para nakes untuk tetap menjaga kelestarian budaya di sela sela menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan dalam penanganan covid-19. “Ini bukti kecintaan mereka terhadap budaya Madura, hal ini dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar bisa menghadiri tempat vaksinasi,” kata Sucipto, Kamis (04/11/2021).

pelaksanaan vaksinasi dengan petugas memakai baju adat di desa Kramat tidak sia-sia karena banyak masyarakat yang hadir ke tempat vaksinasi.  “Alhamdulillah hari ini ada 200 orang yang belum divaksin sudah tervaksin. Dan kedepan, kami akan terus menggunakan kearifan lokal untuk mencapai  target vaksinasi covid-19 di kabupaten Bangkalan,” pungkasnya. (min/shb)