Peringati 1 Abad NU TK Raudlatul Ulum Kaseman Parseh Socah Ziarah Ke Makam Syaikhona Kholil Bangkalan
Bangkalan,maduranewsmedia.com-Dalam rangka memperingati 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) Siswa TK Raudlatul Ulum As-Syafi,iyah (RUAS) Kaseman desa Parseh kecamatan Socah kabupaten Bangkalan, melakukan ziarah ke maqbaroh Syaikhona kholil Bangkalan, “Momentum yang pas dalam mengisi 1 abad NU dan memasuki abad ke 2, dan ziarah ke makam Syaikhona Kholil Bangkalan ini karena beliau salah satu pencetus berdirinya organisasi NU apalagi saat ini bertepatan dengan bulan Rajab,”kata Kepala TK Raudlatul Ulum As-Syafi,iyah Kaseman Socah, Sri Fatmawati S,E, Jum’at (10/02/2023).
Dikatakan dia, selain berziarah, para siswa juga melakukan praktek solat di masjid Syaikhona Kholik Martajesah Bangkalan. “Kami ingin mengenal kepada siswa makam Syaikhona Kholil sebab Beliau adalah yang memperjuangkan berdirinya NU. Selain berziarah kita juga melakukan praktek solat kepada murid kami di masjid Martajesah yang lokasi ada di kawasan maqbaroh dengan tujuan mendapatkan barokah,” jelas Sri sapaannya akrabnya Kepsek TK RUAS Kaseman Socah ini.
Ditambahkan Sri, tujuan ziarah ke makam Syaikhona Kholil ini untuk membentuk karakter anak dan menghargai pahlawan. “Untuk membentuk karakter anak agar memiliki rasa cinta kepada ulama dan juga agar supaya anak memilki karakter dan disiplin dalam beribadah, juga untuk membentuk jiwa yang mencintai sejarah serta menghargai jasa pahlawan,” terangnya.
Pada saat ziaroh ke Makam Syaikhona Kholil, para siswa ditemani orang tuanya. “Dalam ziarah ini siswa tidak sendirian, namun ditemanin guru dan wali murid, semoga kedepan kita dapat mengadakan tour wali Songo bersama TK Raudlatul Ulum dan siswa SMP yang masih berada dalam satu yayasan pondok pesantren Raudlatul Ulum Kaseman Socah,” tuturnya.
Sementara itu, pengasuh pondok pesantren Raudlatul Ulum Kaseman Parseh Socah, Syaifullah, S.Ag. M.Pd mengharapkan, kegiatan TK RUAS itu bisa meraih barokah dari guru dan barokah Syaikhona Kholil Bangkalan. “Tujuan dari kegiatan ini tidak lain lagi cuma murid kami yang masih TK kita ajarin untuk mencintai sosok pahlawan NU yakni Syaikhonah Kholil Bangkalan, semua yang ikut bukan cuma ilmu dari guru yang akan kita dapat melainkan barokah nya Syaikhona kita peroleh di dunia dan akhirat,” pungkasnya (edi/shb)