HEADLINEMEDURREH ONGGUPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Presiden Joko Widodo Nilai Deklarasi Propinsi Madura Hal Yang Wajar

Sekjend P4M, Jinhur saros saat memberkan sambutan
Sekjend P4M, Jinhur saros saat memberkan sambutan

Bangkalan, Maduranewsmedia.com – Pada saat meresmikan kapal ternak Pertama di Indonesia, Presiden RI Joko Widodo menyatakan Bahwa Deklarasi Propinsi Madura hal yang wajar dan biasa dalam berdemokrasi. “Ya Namanya demokrasi ngak apa-apa,” kata Jokowi  Peresmian kapal khusus pengangkut ternak, KM Camara Nusantara 1,  Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 56, Kapal perintis Sabuk Nusantara 55 oleh Presiden RI, di  PT Adiluhung Saranasegara Indonesia di desa Ujung Piring kabupaten Bangkalan, Selasa (10/11).

Dikatakan Jokowi, Setiap dirinya melakukan kunjungan ke daerah selalu ada hal seperti Deklarasipropinsi Madura ini “Di Madura ada propinsi ada, di  Papua, di Sumatra ada propinsi, la setiap ke daerah hal itu selalu disampaikan kepada saya kan itu demokras ya ngak apa-apa,” kata Jokowi singkat

Semenatar dalam acara Deklarasi Propinsi yang digeklar di Gedung Pertemuan Ratoh Ebuh berlangsung lancar, ketua Panitia Persiapan pembentukan Propinsi Madura (P4M) yang ada di masing-masing kabupaten hadir dalam deklrasi tersebut, bahkan tokoh Madura KH Ali Badrih juga tampak hadir dalam acara deklarasi itu.

Sekjend P4M, Fathurraman Said, mengatakan tujuan dari pembentukan propinsi Madura ini hanya untuk kesejahteraan masyarakat di Madura.  “TokohMadura KH Ali Badri ini tidak akan mau jadi Gubernur Madura, beliau tidak akan mencari jabatan, jadi pembentukan propinsi Madura ini kita lakukan agar supaya bagaimana masyarakat Madura sejahtera,” kata jimhur saros panggilan akrabnya Sekjen P4M ini.

Dikatakan Jimhur, setelah pembentukan Propinsi Madura ini dilakukan, pihaknya akan memasang sanduk di sentero Madura.  “Saat ini tinggal kabupaten pamekasan saja yang belum setuju, kalau Kabupaten Sumenep karena masih ada pemilihan bupati, insya Allah Bupati Sumenep yang akan tepilih nanti mendukung propinsi Madura,” katanya

Lebh lanjut Jimhur menjelaskan, langkah selanjutnya yang akan dilakukan P4M akan mengirim surat ke DPR RI. “Kita kan mengirim surat ke DPR RI untuk melakukanhak inisiatif dan pada tanggal 17 Agustus 2016 nanti akan di lakukan Deklarasi propinsi Madura yang kedua,” tuturnya.

Sekjend P4M ini optimis bahwa pembentukan propinsi madura tidak akan memakan waktu lama. “Paling lama 1 tahun  propuinsi Madura ini akan terbentuk,” pungkas Jimhur. (hib/shb)