BPBD Bangkalan Tetap Status Siaga Darurat Banjir Dan Longsor

Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, Rizal Morris

 

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bangkalan menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. “Sejak terjadi cuaca ekstrim pada bulan Desember 2018 lalu kita tetapkan status siaga darurat banjir dan longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, Rizal Morris, Ahad (20/1/2019).

Dikatakan Rizal Morris, pada status siaga darurat banjir dan longsor ini yang dilakukan BPBD bangkalan ini mempersiapakan peralatan, serta memberikan informasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Pentapan status siaga darurat banjir dan longsor hingga bulan Pebruari nanti, sambil melihat perkembangan cuaca, dan dalam status siaga darurat ini  peralatan kita siagakan untuk mengantisipasi ketika terjadi bencana,” jelas Rizal  panggilan akrabnya Rizal Morris.

Dijelaskan Rizal, jika terjadi bencana alam, dimana BPBD dan OPD tehnis harus mengeluarkan bantuan, maka status akan ditingkatkan dari siaga menjadi tanggap darurat. “Status tanggap darurat ini baru kita tetapkan ketika bantuan untuk korban bencana diluncurkan, dimana  penanganannya  oleh multi steak kholder,” terangnya.

Oleh sebab itu kata Rizal, BPBD menekakan kepada Camat untuk tetap waspada. “Kita tekankan kepada pak camat agar sama sama waspada, ada Rob, daerah potensi Rob itu di kecamatan Tanjungbumi dan kecamatan Modung. Namun dari pantau kita di masing masing kecamatan sampai saat ini masih aman,” katanya.

Memang kata Rizal, .selama ini ada bencana angin puting beliung di daerah perkotaan dan banjir di kecamatan Kamal, namun dari bencana banjir adan angin puting beliung itu tidak ada korban jiwa. “Ada Bencana angin puting beliung dan bencana banjir, namun tidak sampai korban jiwa,” pungkasnya. (hib/shb)