Dandim 0829/Bangkalan Minta Pemerintah Dan Poktan Tingkatkan Komoditi Pertanian Untuk Ketahanan Pangan Di Masa Pandemi Covid-19

 

Dandim 0829/Bangkalan bersama anggota Forkopimda saat panen raya padi

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Komandan Kodim 0829/Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos,  meminta agar Pemerintah kabupaten Bangkalan dan Kelompok tani meningkatkan komoditi pertanian untuk menjaga ketahanan pangan di masa Pendemi Covid-19. “Pertanian merupakan sarana, salah satu komoditi dalam peningkatan pembangunan untuk ekonomi kerakyatan, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, untuk lumbung padi ini adalah sarana untuk ketahanan pangan. Sehingga kita berharap semua bergandengan tangan baik pemerintah daerah dan kelompok Tani untuk bersama-sama meningkatkan komoditi pertanian ini.” kata Ari sapaan akrabnya Dandim 0829/Bangkalan dalam acara Panen Raya Padi Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Gading Timur Desa Karang Gayam Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan, Rabu (24/02/2021).

Dikatakan dia, pemberdayaan pertanian di wilayah ini sangat penting untuk menjaga lahan pertanian dalam peningkatan penyerapan pemberdayaan manusia untuk pengerjaan dibidang pertanian ini. “Kalau tidak kita mulai dari tingkat yang paling bawah di Desa, yakin dan percaya semua masyarakat, semua pemuda yang ada di Kabupaten Bangkalan akan keluar dari kabupaten Bangkalan,” jelasnya.

Dijelaskan dia,  lahan pertanian  di Kabupaten Bangkalan sangat luas, tetapi petani yang mengerjakan masih sangat kurang. “Saya berharap, disinilah keperdulian kita untuk lebih peduli kepada kelompok Tani, sehingga nantinya kelompok Tani bisa menggarap sawah untuk meningkatkan sumber daya pertanian dalam mewujudkan peningkatan ekonomi yang lebih baik di kabupaten Bangkalan,” terangnya.

Pada Panen raya ini kata Ari, ada sekitar 10 hektar  yang akan dipanen.  “Kita lihat bersama, dikanan kirinya sudah menguning sehingga siap di panen. Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Kami atas nama Forkopimda hadir di sini, sama-sama ikut merasakan nasip sepenanggungan bersama para petani. Sehingga kita mengharapkan pemerintah daerah, khususnya termasuk kepala dinas pertanian  agar lebih insentif lagi untuk lebih perduli terhadap pertanian,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menjelaskan, kegiatan panen Raya Padi oleh Poktan Sejahtera Gading Timur Desa Karang Gayam merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Dandim 0829/Bangkalan. “Alhamdulillah, kegiatan yang diinisiasi oleh pak Dandim beserta jajarannya ini sangat luar biasa dengan kelompok-kelompok tani yang ada di Blega, khususnya Desa Karang Gayam ini banyak kelompok tani millenial. Inovasi bidang pertanian seperti taringbangjani. Saya mewakili penerimaan tersebut dari Gubernur Jawa Timur. Mudah mudahan inovasi- inovasi kedepan terus berkembang.” kata Ra Latif sapaan akrabnya Bupati Bangkalan ini.


Dikatakan Ra Latif  saat ini ada aset yang dimiliki oleh kecamatan Blega, “Ada dua pemuda secara prestasi bagus. Menempuh pendidikan di Malaysia dan ada yang akan dikirim ke Jepang. Ini aset kami pemerintah kabupaten Bangkalan yang akan terus membina kelompok-kelompok tani. Mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini dan menggiatnya sektor pertanian di kecamatan Blega serta banyak kelompok-kelompok pemuda yang terjun dalam bidang pertanian ini mudah mudahan bisa mengobarkan semangat bagi kecamatan lain sehingga dari segi ketahanan pangan dan lahan yang kita miliki bisa produktif  dan bisa dikembangkan lagi.” pungkas Ra Latif.

Panen Raya Padi  di desa Karang Gayan itu menggunakan alat pemotong padi modern, combene harvester. alat pemotong padi modern itu memiliki kemampuan panen 1 hektar lahan selesai dalam waktu 1,5 jam dengan bulir padi sudah dalam kondisi terpisah dari batangnya. (hib/shb)