DPRD Kabupaten Klungkung Bali, Kagumi PDAM Sumber Pocong Bangkalan

 

 

anggota DPRD Klungkung saat berkunjung ke PDAM Sumber Pocong

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Klungkung Propinsi Bali mengaku kagum dengan pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sumber Pocong kabupaten Bangkalan. Perusahaan daerah yang didirikanpada tahun 1981 itu, kini telah bisa memberikan sumbangan Pendatan Asli Daerah (PAD). “Ya kedatangan kami ke bangkalan ini ingin tahu tetang pengelolaan PDAM, dikabupagten Klungkung PDAM Masih disubsidi, namun dikabuoaten malah sudah bisa memberikan sumbangan PAD,” kata Ketua Komisi III DPRD Klungkung bali,  Luh Komang Ari Ayu  Ningrum saat berkunjung di PDAM Sumber Pocong Bangkalan, Kamis (11/1/2018)

Dikatakan dia, PDAM Klungkung sampai saat ini setiap tahunnya masih disubsidi oleh pemkab Klungkung sebesar Rp 2 Milyar. “Mungkin dari Kunjungankerja kami ini ada hal yangbisa di adopsi dari PDAM Bangkalan untuk di bawa ke Klungkung,” jelas Ayu.

Dijelaskan dia, banyak hal yang didapat saat melakukan kunjungan kerja di PDAM sumber Pocong kabupaten Bangkalan. “Banyak hal yang kita dapatkan dari kungke ke PDAM Bnagkalan ini, kita belajar bagaimana cara pengelolaan perusahaan daerah, masalah jaringan dan program peningkatan pelanggaan baru, serta untuk memberikan pelayan yang baik kepada pelanggan,” katanya.

Sekretaris Daerah kabupaten Bangkalan, Eddy Moeljono kepada rombongan menjelaskan, jika pemeritah kabupaten bangkalan mrmberikan dana penyertaan modal ke PDAM Sumber Pocong. “Jadi Sejak tahun 2012 pemkab besarnya setiap tahunnya bervareasi ada yang Milyar ada yang  Rp Milyar,” jelasnya.

Dijelaskan dia, penyertaan modal yang diberikan kepada perusahaan Daerah tersebut menggunakan payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda). “Jadi Penyertaan modal itu diatur dalam Perda,” kata Yon panggilan akrabnya Eddy Moeljono.

Saat ini kata Yon, PDAM Sumber pocong kabupaten bangkalan telah memberikan sumbangan PAD ke kabupaten Bangkalan. “PAD-nya setiap  tahun dari PDAM ini sebesar Rp 175 juta hingga Rp 200 juta,” terangnya.

Sedangkan Direktur PDAM Sumber Pocong kabupaten Bangkalan, Andang Pradana menyatakan, PDAM Sumber poncong sampai saat ini masih menggunakan sarana dan prasana yang dibangun sejak zaman Belanda. “Kita juga masih banyak kendala kendala yang dihadapi PDAM sumber pocong bangkalan,” pungkasnya. (hib/shb)

iklan 100x100