Pantai Desa Lajing (Pandela) Destinasi Wisata Baru Di Kabupaten Bangkalan

Pantai desa Lajing (Pandela) insrt : Kadess Lajing Sohib

Bangkalan,maduranewsmedia.com-Pantai Desa Lajing (Pandela) di desa Lajing kecamatan Arosbaya kabupaten Bangkalan saat ini terus bersolek. Tempat destinasi wisata baru di kabupaten Bangkalan itu selain menyajikan pantai yang indah juga ada hutan mangrove yang cukup luas. Meskipun belum di launching secara resmi, namun sudah banyak masyarakat yang berkunjung ke Pandela. “Kalau pada hari Minggu pagi,  bisa dilihat langsung bukan hanya menjadi lautan air, tapi juga menjadi lautan manusia, pengunjungnya dari desa kita sendiri, desa tetangga bahkan dari ada yang dari dari kota bangkalan, pokoknya kalau hari minggu pagi di Pandela betul betul banyak pengunjungnya,” kata Kepala Desa Lajing, Sohib, Sabtu (15/02/2020).

Padahal kata dia, pembangunan tempat wisata Pandela itu masih sebatas pembangunan pondasi untuk tempat wiasta. “Mash banyak yang kurang, yang kita bangun di Pandela ini hanya 10 persen dari angka yang kita tuju. kita masih betul betul membangun pondasi, dengan harapan ada bantuan lain dari pemerintah kabupaten bangkalan, dan tidak menutup kemungkinan kalau ada investor yang ingin membantu kita akan kerjasama,” jelas Sohib.

Dijelaskan Sohib, nama Pandela tersebut diambil dari hasil Musyawarah desa (Musdes) dengan beberapa tokoh masyrakat.  “Nama ini pandela, pertama kita ambil darim nama desa, yang dipanjangkan, sebenarnya pada saat Musdes dengan bebrapa tokoh ada beberapa usulan nama, seperti nama  pantai api-api, pantai Pocogen dan pantai Lajing, kemudian kita rangkum dan kita ambil nama pandela, nama ini cukup marketeble atau layak jual,” terangnya.

Didalam membangun Pandela ini kata Sohib, dirinya akan tetap berkomitmen terhadap tigal hal yaitu Eco, Calture dan Education. “Pada eco ini kita memiliki alam yang asli dan bagus dan  bisa djual, sedangka pada culture atau budaya, karena kecamatan Arosbanya ini memilik jati diri yaitu tempat pusat peradaban Madura barat yang pertama dengan sebuta  kota raja yaitu  raja Cakra Ningrat, makanya  Budaya ini  akan tetap kita petahankan. Oleh sebab itu nanti ada beberpa bangunan di Pandela akan mengadopsi pembangunan tradisional, ketika wisata dantang ke pandela akan melihat ini lho budaya Arosabayan, ini lho bidaya Bangkalan,” tuturnya.

Sementara untuk Edukaction atau Pendidikan, di Pandela yang memilki hutan mangrove yang bagus bisa dijadikaan tempat kegiatan jambore dan Outbond. “Makanya kita akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan. Dan jika ini terealisasi maka akan menambah PAD kabupaten Bangkalan dan PAD desa Lajing,” katanya.

Memang imbuhnya, di Pandela masih banyak Fasilitas Wisata yang kurang.”Salah satunya kolam pancing, lapangan sirkuit cros, water bum, dan pembangunan tempat untuk UMKM. “Kalau sesuai dengan sketsa kita buat atau blue print-nya dalam skala besar, maka potensi wisata Pandela ini kita proyeksikan bukan hanya kelas lokal, tapi ketika pembangunan Pandela sudah selesai semuanya, maka akan menjadi destinasi wisata khusus, terurma turis dari manca negara,” ujar Sohib.

Kepala Desa Lajing itu Optimis, Pandela akan menjadi salah satu destinasi wisata di kabupaten bangkalan. “Desa Lajing ini menjadi pintu gerbangnya kecamatan Arosbaya, Secara umum di kecamatan Arosbaya banyak temopat pariwasata seperti makam Rato Ebu dan hal ini sudah menjadi komtmen kami bersama kepala desa di AKD, bahwa kecamatan Arosbaya ini akan menjadi salah satu destinasi wisata di kabupaten bangkalan dan menjadi salah satu kecamatan yang bisa membantu kabupaten bangkalan untuk meningkat PAD, selain PADes,” ungkapnya..

Makanya kata Sohib, Pandela sendiri yang memang merupakan salah satu tempat wisata baru pembangunannya terus genjot. “Pandela ini kita rintis mulai tahun 2017, pencanaan itu kita kaji ulang pada tahun 2018 dan  pada tahun 2019 kita glontorkan anggaran APBdes  dengan asumsi ketika desa itu bisa melakukan pembangunan awal sebagai pondasi pembangunan tempat pariwisata, kita berharap kabupaten bisa melirik dan ikut membantu pembangunan pariwisata Pandela  dengan APBD kabupaten,” pungkasnya. (hib/shb)