Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa Bahas KLB Defteri Di Jawa Timur Bersama Wartawan Se-Madura

 

acara Focus Group Discussion

Pamekasan,maduranewsmedia.com– Perwakilan UNICEF Untuk Wilayah Jawa membahas KLB Difteri yang terjadi di Jawa Timur bersama wartawan se-Madura, acara tersebut di kemas dalam Focus Group Discussion Gerilya layanan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Study KLB Defteri Di Jawa Timur” yang digelar di ruang pertemuan Hotel frontone di kabupaten Pamekasan, Senin (01/10/2018).

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Pamekasan, Badruttamam, Kepala Perwakilan UNICEF Untuk Wilayah Jawa, Arie Rukmana dan nara sumber Dr M Atoillah Isfandiari, Para perserta Focus Group Discussion Gerilya layanan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Study KLB Defteri Di Jawa Timur yang hadir Wartawan dari 4 kbaupaten di Madura yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, kabupaten Pamekasan dan kabupaten Sumenep tampak serius mengikuti materi yang disampaikan oleh nara sumber Dr M Atoillah Isfandiari dan Kepala Perwakilan UNICEF Untuk Wilayah Jawa, Arie Rukmana.

Dr M Atoillah Isfandiari menyatakan, pada tahun 2017, 66 persen kasus Difteri yang ada karena tidak ada imunisasi sekali, 3 persen imunisasi kurang lengkap. “Jadi Imunisasi ino sebagai pencegahan penyakit yang paling efektif,” kata Dr M Atoillah Isfandiari.

Dikatakan Dr M Atoillah Isfandiari, mengapa imunisasi menjadi cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit Difteri ? sebab penularan Defteri melalui udara mempermudah resiko penularan. “Anak-anak memiliki resko tertinggi terpapar dikarenakan kontak yang lebih banyak dan lebih luas kepada teman-teman bermainya sehingga penularan bisa terjadi dengan sangat cepat,” pungkasnya. (hib/shb)