HEADLINEKESEHATANPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Bupati Bangkalan R Abd Latif Imron Buka Acara Sosialisasi Penanganan Stunting  Dan Pengobatan Massal

Bangkalan-maduranewsmedia.com-Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron membuka acara sosialisasi  massal pengenalan, pencegahan dan penanganan stunting serta pengobatan massal di desa Lantek Timur kecamatan Galis kabupaten Bangkalan. “Stunting ini biasa nya ciri-ciri anak nya bertubuh pendek tapi belum tentu anak pendek ini Stating, tetapi Stunting tentu jelas pendek,” kata Ra Latif sapaan akrabnya Bupati Bangkalan Bupati Bangkalan saat membuka acara Stunting di desa Lantek Timur kecamatan Galis, Rabu (09/02/2022)

Dikatakan Ra latif,  Stunting ini bisa dicegah sejak dini. “Untuk mencegah Stunting itu bisa dicegah  mulai dari awal, cara yang terutama disaat menikah memilih pasangan sehat baik calon istri maupun calon suami ini sama-sama sehat, di antaranya tidak mengalami anemia, ” jelasnya.

Yang paling terutama kata Ra Latif, didalam mencegah Stunting  agar lebih aktif mengkontrol, baik dari pendamping desa, yaitu Bidan Desa dan tenaga kesehatan (nakes)  Puskesmas yang menangani hal itu, terkhusus  Ibu Hamil untuk menjaga dan mengkonsultasikan keadaan anak di dalam kandungannya.

Bupati Bangkalan mengharapkan masyarakat memanfaatkan kegiatan sosialisasi Stunting tersebut. “Harapan saya acara ini bisa dimanfaatkan warga kecamatan Galis khususnya kawasan desa Lantek, Timur, ” terangnya.

Ditambahkan Ra Latif, jumlah stunting di kecamatan Galis ada 93 anak. “Mari kita manfaatkan  kesempatan ini untuk memberikan asupan terbaik untuk anak-anak kita agar sehat serta kedepannya memiliki dasar, daya saing yang kuat dan  tidak mudah sakit, ” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bangkalan, H Sudiyo, .M.Kes menjelaskan, Survei yang dilakukan Menteri kesehatan itu Stunting  di kabupaten Bangkalan 38 persen. “Tapi menurut kenyataan yang ada berdasarkan kegiatan yang ada bulan Pebruari dan Agustus kita ada di angka 4,7 persen, Khusunya kecamatan Galis ini ada 3 puskesmas penanganan untuk starting,dari 16 Puskesmas yang ada di kabupaten Bangkalan, ” pungkasnya. (edi/shb).