HEADLINEPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Tiga Kecamatan Di Bangkalan Diterjang Bencana Tanah Lonsor Selama Kedaruratan
Hidrometeorologi

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Bangkalan,Gegwr Hery Susianto

Bangkalan, maduranewsmedia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bangkalan telah menetapkan kedaruratan hidrometeorologi sejak tanggal 15 Desember 2023 hingga bulan Maret 2024 atau selama 150 hari. Dalam masa kedaruratan hidrometeorologi ini, tiga kecamatan di kabupaten Bangkalan diterjang bencana tanah lonsor. “Bencana tanah longsor itu di desa Kelbung kecamatan Galis, di kecamatan Kokop dan di kecamatan Geger. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, ” kata Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Bangkalan, Geger Hery Susianto, Selasa (23/01/2024)

Dikatakan dia, BPBD kabupaten Bangkalan telah memberikan penanganan bencana tanah longsor yang dilakukan di tiga kecamatan dengan memberikan glangsing yang diisi tanah untuk menahan longsor. “Untuk penanganan sementara kita tata glangsing yang diisi tanah agar tidak longsor sebab kalau dibiarkan longsornya akan menjadi besar, ” jelas Geger sapaan akrabnya kepala pelaksana BPBD Bangkalan ini.

Selain bencana tanah Longsor, selama penetapan kedaruratan hidrometeorologi juga telah terjadi bencana angin Puting Beliung. “Bencana angin Puting Beliung ini terkasi di kelurahan Mlajah kecamatan kota bangkalan, dan satu rumah roboh akibat ditimpa dua pohon  di desa Trogan kecamatan klampis, ” terangnya.

Kepada korban bencana angin Puting Beliung BPBD kabupaten Bangkalan telah memberikan bantuan. “Korban bencana angin puting Beliung sudah kita beri bantuan, makanan tambahan gizi,  makanan siap saji, karpet kuring dan paket peralatan dapur, ” tuturnya.

Dengan adanya curah hujan yang cukup tinggi ini kata Geger, dan untuk menghindari adanya bencana yang tidak diinginkan, maka BPBD kabupaten Bangkalan menghimbau kepada masyarakat, Apabila mau berpergian dan sekiranya  tidak terlalu penting sebaiknya ditunda dulu, namun apabila sudah ada diperjalanan dan terjadi hujan sebaiknya berhenti dan mencari tempat yang aman. (min/shb)