Setelah 2 Tahun Absen Pemkab Bangkalan Kembali Gelar Peringatan Isro’ Mi’roj

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Karena pandemi Covid 19,  selama 2 tahun pemkab Bangkalan absen tidak menggelar peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW.. Rabu (16/03/2022) pemkab Bangkalan kembali menggelar peringatan Isro’ Mi’roj. “Sudah 2 tahun ini dilanda musibah virus Covid-19 kita tidak melaksanakan kegiatan Isro’ Mi’roj, namun saat ini kondisi sudah mulai normal dan alhamdulillah kita  bisa melaksanakan kegiatan Isra MI’raj di Pendopo ini, ”  kata Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron disela sela acara peringatan Isro” Mi’roj di pendopo agung Bangkalan.

Dikatakan dia, dengan dilaksanakan peringatan Isro’ Mi’roj ini,  diharapkan bisa meningkatkan ibadah sosial dan membangun taraf hidup masyarakat  kabupaten Bangkalan. “Kita undang  KH Robert Fuadi Beliau pengasuh pondok pesantren bumi selawat Sidoarjo  yang nantinya akan memberikan tausiyah, saya ucapkan selamat datang di Kota Bangkalan semoga keikhlasan hadir di tempat ini membawa rahmat serta Barokah kepada pemerintah Kabupaten Bangkalan khususnya masyarakat Bangkalan yang kita cintai ini, ” jelas Ra Latif sapaan akrabnya Bupati Bangkalan ini.

Dijelaskan Ra Latif, dalam momentum peringatan Isro’ Mi’roj ini pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Baznas Kabupaten Bangkalan menyalurkan bantuan modal kepada 50 orang pelaku usaha ekonomi kecil. “Masing masing pelaku usaha ekonomi kecil menerima bantuan modal Rp 2,5 juta, semoga niat baik ini dapat membantu menambah penghasilan serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bangkalan,”  terangnya.

Sementara itu,  Kabag Kesra Setkab Bangkalan, Moh Hosun S.Pd, MM menjelaskan, kegiatan isro’ Mi ‘roj ini perlu diselenggarakan sebagai wahana pencerahan dengan menempatkan nilai nilai Isro’ dan Mi’roj  sebagai landasan dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Ditambahkan Hosun, maksud penyelenggaraan Isro’ Mi’roj ini sebagai wadah silaturrahmi dan pencerahan bagi segenap komponen pembangunan di kabupaten Bangkalan. Sedangkan tujuannya untuk membangun serta meningkatkan kesadaran lintas komponen di kabupaten Bangkalan. “Dengan menempatkan nilai – nilai Isro’ dan Mi’roj sebagai pendorong semangat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengakselerasi tahapan pembangunan di kabupaten Bangkalan, ” pungkas Hosun. (min/shb)